Rabu, 28 Januari 2015

Ku Hanya Sesorang

Saat semua hilang,
Ku hanya bisa menangis
Dan mereka hanya bisa melihat…
Memandangku dengan miris,

Apa yang ku cari disini
Di bumi yang tak bersahabat ini
Diamku pada langit, bisuku pada angin
Hanya hampa tatapan tanpa makna..

Kosong…
Hati tak menjerit namun jiwa ku meronta
Keluarkan aku dari ketidak berdayaan ini…
Sedihku tak berarti bagi mereka
Senangku semu di rasa mereka

Jadi…
Apakah ku harus sembunyikan inginku
Bertumpu pada sebentuk kebingungan
Dan terus menundukkan kepala lalu pergi…?
Adakah sepotong kata buatku,
Seperti “sambut tanganku dan ku ada untukmu..!”
Tapi sunyi bersemu di sendiriku
Dan ku tetap merasa kehilangan....

Ku tahu…
Ku hanya seseorang,
Namun mengapa tak ada tempat buatku
Tuk usap peluhku dari letih mencari sebentuk keyakinan,

Aku ingin teman,
Yang mau menyambut kesedihanku
Dan mengiringi jejak bahagiaku
Agar ku tak lagi menangis sendiri
Di tengah hiruk pikuk dunia ini,
Namun itu hanya sebutir harapanku
Yang tak jelas akankah kelak menetaskan kenyataaan
Ku hanya bisa berharap pada langit yang memendung…



Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar