Assalammu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatu
Alhamdullillah telah lahir kedunia ananda kami Aimar Sakha M. Saragih pada tanggal 30 juni 2016 malam kamis lalu, baby boy... 😍
Meski sedikit telat karena usia baby sakha sudah menginjak 4 bulan hehe...
Bersyukur sebesar besarnya kepada Allah SWT.. telah dipercaya untuk melahirkan dan merawat titipanNya ini.. semoga kelak bisa jadi anak soleh dan bisa dibanggakan dan dicontoh kebaikannya dunia akhirat .. amin 😇
Pada hari Rabu, 29 juni 2016 saat bangun sahur *(gak ikut puasa krna gak tahan.. cuma ikut sahur aja 😄) saat akan buang air kecil aku melihat bercak d*rah yang aku tahu dari bidan adalah tanda akan lahir si dedek.. dan saat beri tahu ortu.. mak bilang tunggu saja dulu.. kalau kontraksinya rapat baru panggil bidan.. dan aku pun memulai hariku seperti biasa yang mana sakit di pinggul depan belakang sudah terasa namun dalam jedah per 60 atau 30 menit sekali... Dengan tetap berjalan kaki setelah sahur, dan membersihkan rumah emak, yang mana aku memilih melahirkan di kampung halamanku PT.TN jauh dari tempat tinggalku dengan suami di Medan.
Waktu berlalu siang sakitnya mulai berjarak belasan menit sekali dan terasa 'lumayan nyuuttt yah hehe... Dan sampai sorenya juga belum da tanda akan melahirkan hanya kontraksi yang semakin rapat dan semakin sakitnya luar biasa, dan hampir tidak sanggup menahanya .. dan kata tetangga aku termasuk kedalam wat kidang *(gak tau tulisannya bener pa gak hehhe) yang mana nyakitinnya bisa lama sekali.. oleh sepupu aku dicarikan tebu merah dan di hisap airnya yang katanya itu obat wat kidang agar cepat melahirkan.. dan sehabis shalat maghrib emak pun membacakan doa 'nurbuhat sambil mengelus perutku yang sakitnya luar biasa.. setelah itu bidan pun datang memeriksa, kata bidan masih lama.. *(haduhh!!) Bisa sampai nannti malam.. paling lama jam 1 malam katanya.. Ya Allah.. akupun mencoba sekuat tenaga.. terus berjalan dan jongkok agar cepat dedek bayinya ngajak lahiran.. sembari meminta doa melalui hp kepada suami.. mertua dan saudara lainnya... Dengan sakit yang semakin rapat pada pukul 09.00Wib yang jaraknya sudah hampir 5 menit sekali.. aku pun gak sanggup.. kutidurkan Sebentar.. namun sakit yang teramat sangat membuatku harus berdiri dan jongkok lagi. . sambil terus measang murotal di hp.. aku terus berdoa dan berbisik sambil mengelus perut, "sayang Bunda.. cepat keluar yah.. semangat dan kuat.. kita sama sama berjuang yah nak.. jangan takut.. ya Allah jauhkanlah aku dan anak ku dari hal - hal dan niat yang tidak baik atau belum terlaksana.. lancarkanlah proses lahiranku ini.. amin.
Memutuskan melahirkan di rumah dengan bidan dan dengan alat alat yang seadanya.. termasuk beresiko yah berhubung di kampung jadi belum ada USG lagi setelah 7 bulanan.. jadi hanya bisa pasrah dan berdoa semoga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan karena aku tahu perutku tergolong besar sebagaimana umumnya perut wanita hamil dengan body kecilku ini.
Dan saat waktu menunjukkan hampir jam 12 malam.. bidanpun menyuruhku telentang bersiap memasuki dunia peetempuran sesungguhnya.. karena melihatku sudah mulai kesakitan yang teramat sangat dan setelah diperiksa sudah dekat katanya beby nya di jalan.. dengan segala hal dari telentang. . jongkok sambil pegangan tempat tidur.. telentang lagi sambil mengedan.. dengan berjuang sekuuuattt tenaga menarik nafas dan mengedan dengan tangan menggenggam keras tangan emak yang terus berjikir dan memberi semangat untuk ku.. aku terus berjuang.. sampai saatnya ketubanpun pecah.. di sinilah perjuangan dan detik detik yang sangat mencengkam bagiku.. karena aku sudah mulai lemas dan susah menarik nafas panjang tapi harus terus berjuang karena jika terlalu lama baby nya bisa kekurangan oksigen karena ketubannya sudah pecah.. dengan mebayangkan tawa kecilnya dan rasa takut babynya kebapa kenapa.. semangatku ditengah desahan nafas yang semakin berat aku terus mengucap asma Allah sembari mengedan. Aku semakin leams akhirnya bubid pun memberikan suntikan, gak berapa lama rasa sakit yang teramat sangat dari kontraksi yang sangat panjang membuatku mau tidak mau harus melipat gandakan tenaga berusaha menarik nafas dan mengedan sambil terus memohon dalam hati kepada Allah.. "kuatkan aku ya Allah !!".. sampai emak pun menangis melihat aku sangat sangat kehabisan tenaga.. "yang kuat nak .. kuat yah nak.. bentar lagi sakha keluar yah kuat nak.. Allaaaahu akbar..!!!" Dan akhirnya pada pukul 01.00 Wib aku berusaha sekuat tenaga untuk menarik nafas panjang sampai dua kali berturut dengan teriakan keras"Allaaaaaaahhu Akbaaaarrrr ....!!!!!"
Serentak dengan ucapan Allahu Akbar dari emak.. bidan dan saudara yang membantu persalinanku.. akhirnya... Seorang bayi dengan berat diperkirakan hampir 4 kilo berjenis kelamin laki laki pun lahir kedunia.. dan terdengar di luar kamar ayah dan saudara pun mengucap syukur Alhamdulillah..
Seketika sakit yang teramat sangat pun hilang sekeketika saat baby boy q lahir. ..
Namun karena mungkin lama mengedan baby boy ku tidak menangis.. namun setelah di "ubek ubek bubid dan terpaksa di mandikan.. baby boypun menangis.. Rasa Syukur yang luar biasapun kurasakan dengan memeluk emak erat dan menangis haru. Keluarga yang jauhpun di kabari.
Dan begitulah proses perasalinan baby sakha yang baru pertama kali kurasakan. Menututku sih "Luarr Biasa yah... ". 😅 Begitu besar pengorbanan seorang ibu.
Dan sekarang baby sakha sudah 4 bulan.. sehat dan alhamdulillah badannya jelek juga ganteng *(menurutku 😁)
Gimana ganteng kan? Hehe..
Semoga kelak dia bisa menjadi anak kebanggaan kami ayah dan bundanya.. berbakti pada orang tua.. soleh.. sukses.. berguna bagi sekelilingnya.. bertanggung jawab .. sayang dengan orangtua juga adik adiknya kelak dan bagus iman islamnya. Amin
Dan jika kelak engkau sudah besar sayang... Dan membaca postingan bunda ini.. kau bisa merasakan betapa kami bangga dan sayang sekali sama sakha nak..
Sekian postingan kali ini yah.. sebelum baby sakha bangun dari tidurnya dan menangis kembali .. maka sampai di sini dulu.. bye.. salam sayang dari baby sakha... 😘😘😘😘
Wassalammualaikum Warrahmatullahi Wabarakatu..


